Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan terjadi tingkat pertumbuhan harga rumah di dunia...

Jakarta – BI meminta pada pengembang untuk membuat desain baru untuk penjualan...

SAMPANG- Tahun 2013 Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) telah menyalurkan Bantuan Stimulan...

Depok Minim Penduduk, Mal Bertumbuh Lambat

JAKARTA — Populasi yang belum begitu besar dengan daya beli terbatas membuat pertumbuhan ritel di kawasan Depok dan Bogor tak seperti lokasi lainnya.
Petumbuhan mal baru di kawasan pinggiran Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, Depok, dan Bogor terus terjadi seiring dengan diberlakukannya moratorium pembangunan mal di DKI Jakarta.
Meskipun begitu, sebagian besar pertumbuhan pembangaun mal baru lebih didominasi di kawasan Tangerang, khususnya Serpong, dan di Bekasi.
Menurut Head of Research Coldwell Banker Commercial Meyriana Kesuma, pertimbangan utama pembangun mal adalah faktor populasi dan daya beli.
“Karena populasi di Tangerang dan Bekasi lebih tinggi. Banyak perumahan, artinya banyak orang. Memang banyak banget pasokan baru di Tangerang dan Bekasi,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (8/10/2013).
Dia mengatakan berbagai tipe pengembangan mal mulai dari skala kecil sampai besar tumbuh di dua lokasi tersebut. Meskipun begitu, potensi pertumbuhan mal di Bogor sudah mulai terlihat.
“Meski populasinya banyak, di Bogor ini keberadaan mereka cenderung tersebar. Sebelumnya, banyak masyarakat Bogor yang lebih memilih ke mal di Jakarta, akibatnya ada beberapa mal yang mati,” katanya.
Di Depok, sambungnya, juga memiliki kondisi serupa. Terlebih lagi, lokasi di Depok lebih terbatas, dan belum ada rencana penambahan pembangunan mal baru dalam jangka waktu dekat.
Berdasarkan catatan Coldwell Banker Commercial, sampai 2014 mendatang, terdapat pertumbuhan ruang ritel sebanyak 653.435 m2 di kawasan Jabodebek.
Colliers International Indonesia mengungkapkan pertumbuhan terjadinya penambahan ruang ritel mencapai lebih dari 160.000 m2 di kawasan Tangerang pada 2014. Adapun untuk kawasan Bekasi, terjadi penambahan hingga 300.000 m2 ruang ritel baru hingga 2016.
Untuk wilayah Depok, akan terdapat penambahan ruang ritel baru sekitar 25.000 m2, dan 40.000 m2 di Bogor pada 2014.(Bisnis.com)

Jenis Artikel: