JAKARTA – Selain harus memiliki kecukupan minimal unsur ruang dan luas...

Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan terjadi tingkat pertumbuhan harga rumah di dunia...

Jakarta – BI meminta pada pengembang untuk membuat desain baru untuk penjualan...

Inilah Lima Pengembang dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar!

 
JAKARTA - Dinamisnya sektor properti Indonesia selain ditandai oleh pertumbuhan permintaan dan harga, juga kompetisi antarpengembang. Para developer berlomba membangun proyek baru senilai triliunan rupiah, demi mengakomodasi permintaan tersebut. Sehingga mempengaruhi posisi mereka terkait kapitalisasi pasar (market capitalization). 

Terdapat lima pengembang dengan kapitalisasi terbesar dalam kurun Mei-Agustus 2013. Di antara kelima pengembang tersebut, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) selalu bertukar peringkat. 

Berdasarkan data yang diambil dari Bloomberg per 2 Agustus 2013, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tetap mempertahankan posisinya sebagai raja properti. Pengembang sejumlah megaproyek properti, antara lain St Moritz Penthouse and Residence dan Kemang Village, membukukan kapitalisasi pasar senilai Rp 29,7 triliun. 

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) menyusul di tempat kedua dengan nilai Rp 27,1 triliun. Emiten ini tengah aktif membangun poperti komersial dan residensial di BSD City serta sejumlah proyek perumahan lainnya antara lain Grand Wisata, Kota Wisata dan Legenda Wisata. Terakhir, mereka mengoperasikan The Breeze, sebuah properti komersial berkonsep gaya hidup.

Di peringkat selanjutnya, terdapat Pakuwon (PWON) yang mencatat nilai sebesar Rp 18,5 triliun. Meski mampu menggeser Ciputra Development (CTRA), namun nilai kapitalisasi pasar pengembang Gandaria City dan Tunjungan City ini mengalami penurunan sekitar Rp 700 miliar ketimbang Mei lalu. 

Sementara CTRA mencetak Rp 17,2 triliun. Anak usaha Grup Ciputra ini agresif melakukan ekspansi ke sejumlah daerah, antara lain Medan, Palembang, Balikpapan, Banjarmasin, dan kota-kota kedua di Seluruh Indonesia.

Posisi buncit anak tangga ditempati PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI). Jika sebelumnya, pengembang Living World, Flavor Bliss dan perumahan Alam Sutera ini membukukan nilai sebesar Rp 21,2 triliun, saat ini hanya Rp 14,1 triliun. (Kompas.com)
 

Jenis Artikel: